Salah Menyetel Gardan Mobil? Ini Akibatnya
Gardan mobil merupakan komponen penting dalam sistem penggerak kendaraan yang bekerja tanpa terlihat. Banyak pengemudi merasakan gejalanya, tetapi tidak menyadari bahwa sumber masalah berasal dari pengaturan gardan.
Kesalahan dalam menyetel gardan mobil sering terjadi karena dianggap sepele. Padahal, pengaturan yang tidak tepat dapat mempengaruhi kenyamanan, performa, hingga usia pakai komponen lain.
Tanda-Tanda Kesalahan Setelan Gardan Mobil
Gardan mobil berfungsi menyalurkan tenaga dari transmisi ke roda sekaligus mengatur perbedaan putaran roda kiri dan kanan. Komponen ini bekerja secara presisi dan membutuhkan penyetelan yang akurat.
Jika penyetelan gardan mobil tidak sesuai, dampaknya tidak selalu langsung terasa. Namun, seiring waktu, kesalahan kecil dapat berkembang menjadi masalah serius yang merugikan.
Berikut ini beberapa tanda yang akan muncul apabila Anda salah menyetel gardan mobil dan beberapa resiko yang mungkin akan terjadi jika Anda membiarkannya.
-
Timbul Bunyi Dengung saat Mobil Melaju
Salah satu tanda paling umum dari salah setel gardan mobil adalah munculnya bunyi dengung dari bagian bawah kendaraan. Bunyi ini biasanya terdengar saat kecepatan tertentu.
Dengungan muncul karena gesekan antar gigi gardan yang tidak sejajar sempurna. Kondisi ini menandakan beban kerja gardan mobil menjadi tidak seimbang.
Jika dibiarkan, suara akan semakin keras dan mengganggu kenyamanan berkendara. Hal ini juga menjadi indikasi awal keausan komponen internal.
-
Getaran yang Terasa di Lantai dan Kabin
Kesalahan penyetelan gardan mobil dapat menimbulkan getaran halus yang terasa hingga ke kabin. Getaran ini sering disalah artikan sebagai masalah ban atau suspensi.
Padahal, gardan mobil yang tidak presisi menyebabkan distribusi tenaga tidak stabil. Getaran pun merambat ke rangka kendaraan.
Dalam jangka panjang, getaran ini mengurangi kenyamanan dan dapat memicu kelelahan saat berkendara jarak jauh.
-
Keausan Gigi Gardan yang Lebih Cepat
Setelan gardan mobil yang tidak tepat membuat gigi gardan bekerja di luar sudut idealnya. Gesekan menjadi lebih besar dari seharusnya.
Akibatnya, keausan gigi terjadi lebih cepat. Kondisi ini memperpendek usia pakai gardan mobil secara signifikan.
Kerusakan gigi gardan sering kali baru terasa saat kondisinya sudah parah. Biaya perbaikannya pun tidak sedikit jika terlambat ditangani.
-
Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Tidak Efisien
Gardan mobil yang tidak tersetel dengan baik membuat mesin bekerja lebih keras untuk menyalurkan tenaga. Efisiensi pun menurun tanpa disadari pengemudi.
Mobil membutuhkan tenaga lebih besar untuk melaju pada kecepatan yang sama. Kondisi ini berdampak pada konsumsi bahan bakar yang meningkat.
Banyak pengemudi tidak mengaitkan borosnya bahan bakar dengan gardan mobil. Padahal, pengaturan yang tepat sangat berpengaruh.
-
Risiko Kerusakan Komponen Penggerak Lain
Kesalahan setelan gardan mobil tidak hanya berdampak pada gardan itu sendiri. Komponen penggerak lain seperti as roda dan bearing ikut menerima beban tambahan.
Jika kondisi ini berlangsung lama, kerusakan dapat merambat ke sistem penggerak secara keseluruhan. Masalah yang awalnya kecil berubah menjadi kompleks.
Pemeriksaan dan penyetelan yang tepat membantu mencegah risiko ini. Gardan mobil pun dapat bekerja optimal sesuai fungsinya.
Salah menyetel gardan mobil bukan sekadar masalah teknis, tetapi dapat berdampak langsung pada kenyamanan dan biaya perawatan kendaraan Anda. Memahami fungsi dan gejalanya membantu Anda mengambil tindakan lebih cepat.
Untuk memastikan gardan mobil Anda disetel dengan benar dan sesuai standar pabrikan, lakukan pemeriksaan di bengkel resmi. Kunjungi suzukidealercab.co.id untuk mendapatkan layanan profesional dan saran perawatan yang tepat bagi kendaraan Anda.