Peran Seal dan Karet Kecil dalam Mencegah Bau dari Luar Kabin
Karena ukurannya yang kecil, seal dan karet mobil bisa saja diabaikan oleh para pengemudi. Padahal seal dan karet mobil juga berperan penting.
Misalnya mencegah terjadinya kerusakan karena air yang bocor, mengurangi karat, dan meminimalisir terjadinya keausan.
Selain itu, seal dan karet mobil juga bisa bermanfaat untuk mencegah bau tidak sedap yang bisa muncul dari luar. Bagaimana seal dan karet mobil bisa mengurangi bau?
Fungsi Seal dan Karet Mobil untuk Mencegah Bau
Seal dan karet mobil bisa berperan sebagai pencegah bau karena dapat melakukan beberapa hal berikut:
-
Menutup Celah Udara dari Luar
Mobil Anda mempunyai banyak celah kecil. Terutama pada bagian pintu, bagasi, kap mobil, pembatas ruang mesin dan kabin yang disebut firewall, jalur kabel, hingga pedal.
Seal dan karet mobil tersebut berfungsi sebagai penutup rapat. Tanpa kedua komponen tersebut, udara dari luar seperti debu, bau asap, maupun gas buang bisa masuk ke dalam kabin.
-
Mencegah Masuknya Bau Asap dan Gas Buang
Gas buang yang berasal dari knalpot atau bau bensin tidak selalu masuk melalui AC. Seringkali keduanya masuk melalui karet pintu yang sudah getas, seal firewall yang sobek, dan karet bagasi yang sudah bocor.
Seal dan karet yang masih elastis akan mampu menjaga tekanan udara kabin mobil menjadi stabil, sehingga bau dari luar akan kesulitan untuk masuk.
-
Penahan Bau dari Area Mesin
Fungsi selanjutnya dari seal dan karet mobil adalah untuk menahan bau yang berasal dari area mesin. Ruang mesin sendiri mempunyai banyak aroma yang khas dari oli panas, bensin, dan karet yang terbakar.
Karet kecil di firewall dan sekeliling jalur kabel bisa berfungsi sebagai isolator bau. Apabila karet tersebut mengalami kerusakan atau hilang, maka bau bensin bisa sangat terasa di dalam kabin mobil. Apalagi jika Anda sedang berada di kemacetan.
-
Menghindari Terjadinya Bau Lembap dan Jamur
Bau tersebut bisa muncul karena masuknya air hujan dan lumpur. Apabila air masuk ke dalam kabin, karpet menjadi lembap, jamur serta bakteri berkembang, dan muncul bau apek yang sangat susah untuk hilang.
Jadi, seal dan karet mobil tidak hanya mencegah bau dari luar, tetapi juga mencegah dari dalam.
Tips Melakukan Perawatan pada Seal dan Karet Mobil
Untuk mendapatkan semua manfaat tersebut, Anda harus memastikan bahwa kondisi seal dan karet mobil masih bagus.
Maka dari itu perlu dilakukan perawatan agar kondisinya tetap baik. Berikut cara melakukan perawatan seal dan karet mobil:
-
Membersihkan Secara Rutin
Permukaan karet bisa saja kotor karena debu, lumpur, dan sisa minyak. Kondisi tersebut akan mempercepat pengerasan. Maka dari itu pastikan Anda melakukan pembersihan secara rutin menggunakan kain lembut dan air bersih.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sabun yang diperuntukkan bagi otomotif sehingga karetnya tidak cepat retak.
Setelah Anda membersihkan karet, pastikan Anda mengeringkannya dengan sempurna agar tidak muncul jamur.
-
Menghindari Paparan Sinar Matahari
Apabila Anda memarkir mobil di bawah sinar matahari terlalu lama, maka bisa meningkatkan proses oksidasi.
Seal dan karet mobil pun akan lebih mudah retak dan kaku. Pastikan Anda mencari tempat parkir yang aman atau bisa juga menggunakan car cover sebagai pelindung jika memang harus parkir di area terbuka.
-
Pemeriksaan Rutin ke Bengkel
Tindakan ini sangat perlu karena mekanik akan membantu Anda memeriksa kondisi seal dan karet mobil. Apakah sudah ada yang aus, retak, atau bahkan perlu diganti.
Pemeriksaan rutin bisa membantu Anda mendeteksi masalah lain misalnya oli yang bocor.
Seal dan karet mobil kadang tidak terlihat oleh pandangan pengemudi mobil. Walaupun demikian fungsinya cukup krusial. Maka dari itu, pastikan Anda memperhatikan setiap detail kecil dari mobil.
Lakukan pemeriksaan rutin ke bengkel resmi Suzuki atau kunjungi website Suzuki untuk reservasi jadwal servis.