Fuel Pump, Jantung Penyaluran BBM ke Mesin

icon 27 February 2026
icon Admin

Dalam kendaraan bermotor terdapat komponen yang bernama fuel pump. Komponen tersebut termasuk ke dalam sistem bahan bakar. 

Secara umum fungsinya memang untuk memompa bahan bakar. Namun ada beberapa fungsi lain dan perbedaan mekanisme pemompaan bahan bakar antara fuel pump karburator dan injeksi. Oleh karena itu agar Anda tidak bingung, berikut adalah penjelasan lebih detailnya. 

Fungsi dan Cara Kerja Fuel Pump 

Seperti dijelaskan di atas bahwa fungsi utama fuel pump atau pompa bahan bakar adalah sebagai pemompa bahan bakar. Selain itu ada beberapa fungsi lainnya seperti:

  1. Memantau Sirkulasi Bahan Bakar 

Fungsi lain dari fuel pump adalah sebagai pemantau dan memastikan sirkulasi dari bahan bakar dalam kondisi yang aman. 

Saat kendaraan Anda operasikan atau berhenti, fuel pump tetap berkewajiban bekerja agar bahan bakar tetap mengalir dengan stabil dan lancar. 

  1. Sebagai Pengatur Tekanan BBM

Fungsi fuel pump satu ini dibantu oleh sistem bahan bakar dengan regulator tekanan yang terhubung dengan fuel pump. Sehingga fuel pump pun bisa membantu mengatur tekanan BBM sampai sesuai dengan kebutuhan. 

  1. Penyedia Bahan Bakar 

Kebutuhan bahan bakar untuk mesin kendaraan disediakan oleh komponen fuel pump ini. Dengan begitu, mesin akan bekerja secara optimal dan tenaga yang dihasilkan pun maksimal. 

  1. Menyaring Bahan Bakar 

Fuel pump memiliki komponen bernama filter bahan bakar. Nah komponen tersebut akan membantu fuel pump menyaring partikel dan juga kotoran yang dibawa bahan bakar dari tangki. 

Dengan demikian pencemaran dalam sistem bahan bakar pun bisa dicegah. 

Selain fungsi yang bermacam-macam, terdapat  perbedaan cara kerja fuel pump untuk kendaraan mobil, berikut perbedaannya:

  1. Fuel Pump pada Mesin Mobil Karburator 

Untuk mobil bermesin karburator, fuel pump memiliki tanggung jawab sebagai pemompa bahan bakar dari wadah atau tangki penampungan ke area karburator. 

  1. Fuel Pump untuk Mesin Mobil Injeksi 

Sementara itu untuk mobil berjenis injeksi, fuel pump akan memompa bahan bakar yang berasal dari tangki menuju injektor. 

Tanda-Tanda Fuel Pump Mengalami Kerusakan 

Kerusakan pada fuel pump bisa terjadi dengan munculnya beberapa gejala berikut:

  1. Mesin Kendaraan Susah Menyala 

Saat fuel pump rusak, maka komponen tersebut kehilangan kemampuan dalam memompa bahan bakar secara maksimal. Selain itu fuel pump juga tidak bisa menyiapkan bahan bakar berdasarkan kebutuhan ruang bakar. 

Akhirnya jalur bahan bakar pun kosong. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan susah untuk dinyalakan. 

  1. Mogok di Tengah Jalan 

Tanda selanjutnya, kendaraan akan mogok karena fuel pump yang rusak. Seperti pada motor, memang penyebab motor yang mogok cukup general. 

Namun kerusakan pada fuel pump bisa menjadi salah satu penyebabnya. Agar lebih yakin Anda bisa membawa kendaraan ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

  1. Lampu Indikator Injeksi yang Berkedip-kedip

Kondisi tersebut menandakan bahwa terdapat komponen yang tidak bekerja secara optimal. Salah satunya pada komponen fuel pump. 

Maka dari itu segera bawa ke bengkel apabila Anda mendapati lampu indikator menyala. 

  1. Bau Asap Knalpot yang Menyengat 

Bau yang muncul saat asap keluar dari sistem knalpot tersebut menjadi tanda bahwa proses pembakaran mesin tidak berjalan secara optimal. 

Kondisi tersebut terjadi karena pompa bensin tidak bisa memberikan bahan bakar ke area ruang bakar secara maksimal.

Fuel pump memainkan peran yang krusial dalam operasional kendaraan. Baik itu mobil ataupun motor. 

Mengetahui fungsi dan tanda kerusakannya akan memberikan Anda wawasan agar dapat merawatnya dengan baik. Dapatkan berbagai informasi mengenai komponen kendaraan lainnya hanya di http://suzukidealercab.co.id.